Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Terbaru 2016 Tentang Bulan Safar

Advertisement
Advertisement
Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Terbaru 2016 Tentang Bulan Safar Khutbah jumat adalah satu diantara dua rukun yang harus dikerjakan ketika melaksanakan sholat jumat, karena 2 khutbah jumat merupakan pergantian dari dua rakaat sholat waktu dhuhur. Jadi jika kita ingin sholat jumat sah, maka kita harur memperhatikan 2 khutbah nya.

Banyak sekali syarat sah khutbah yang harus diperhatikan, terutama oleh imam. Sebagai jamaah kita haru lebih teliti dalam memilih orang untuk dijadikan imam, jangan hanya menghargai karena dia sudah tua dan menjadi sesepuh di kampung, tapi kita haru memperhatikan keilmuan dan kemampuan mereka.

Karena yang menjadi syarat dia sah dijadikan imam atau khotib (orang yang khutbah) harus memahami ayat al qur'an yang dia bacakan dalam khutbah. Yang berarti jika imam tidak memahami itu maka khutbah nya tidak akan sah. Dan padakesempatan kali ini saya akan memberi sedikit coretan contoh khutbah jumat singkat tentang bulan safar, semoga coretan saya bisa memberi sedikit fahaman bagi jemaah dan imam.

Contoh Teks Khutbah Jum'at Singkat Terbaru 2016 Tentang Bulan Safar


Contoh Khutbah Jum'at Kesatu

الحمد لله رب العالمين, الحمد لله الذي أراد فقدر, وملك فقهر, وخلق فأمر وعبد فأثاب وشكر, وعصي فعذب وغفر, جعل مصير الذين كفرو إلي سقر, والذين اقو ربهم إلي جنات ونهر, ليجز الذين كفرو بما عملو, والذين امنوا بالحسنى
واشهد إن لا اله إلا الله, وحده لا شريك له, له الملك, وله الحمد, وهو علي كل شيء قدير
وأشهد أن سيدنا وحبيبنا وشفيعنا محمد عبد الله ورسوله وصفيه من خلقه وحبيبه
بلغ الرسالة وأدى الأمانة وكشف الظلمة وأحاط به الغمة وجاهد في الله حق جهاده حتى أتاه اليقين

Jemaah ahli jumat yang dirahmati Allah,
Dari jaman jahiliyah pada sebelum rasul diutus sampai sekarang masih ada yang mempunyai faham bahwa bulan safar itu bulan sial yang tidak baik dipakai nikah dan lain sebagainya, malah banyak pedagang yang menghubungkan bulan safar dan kemunduran dalam usahanya. Tentu saja hal ini adalah keyakinan dan sikap yang tidak ada dasarnya dari ajaran islam yang hakiki, sebab Rasul Saw dengan tegas membantah anggapan anggapan yang salah tadi melalui hadist yang artinya : Tidak ada penyakit menular, tidak ada akibat sial sebab dari burung dan tidak ada bulann safar.

:أما بعد
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا


Jemaah yang dirahmati Allah....

Tentu saja yang dibantah Rasul Saw itu adalah masalah aqidah bukan masalah adt kebiasaan, yang artinya tida boleh mempunyai tekad bahwa penyakit yang hakikatnya menular tapi semata mata itu adalah taqdir dari Allah yang maha suci. Tapi dalam segi usaha lahiriah (syari'at) kita tetap harus menjaga kebersihan dan kesehatan badan, tempat tinggal dan lingkkungan seperti hadist Nabi yang artinya : Kebersihan adalah sebahagian dari iman.

Kebersihan dari musyrik, dari dosa, dari kotoran dhohir dan batin. Mempunyai rasa sial (pesimis) disebabkan ada burung terutama seperti burung gagak, hal ini sangat salah menurut agama. Tapi manusia haru menuruti dan husnudzan (optimis) harus besar harapan tentunya dengan disertai waspada, takut dan berharap pada Allah Swt.

Tidak ada safat bukan berarti tidak ada bulan safar, melainkan tidak ada kesialan yang ditimbulkan oleh bulan safar. sesungguhnya untung dan rugi itu adalah kehendak Allah Swt, dan apabila kamu merasa sial, maka itu adalah akiba dari maksiat.

Bulan apa saja, hari apa saja bilamana dipakai maksiat itu akan sial, dan sebaliknya bulan apa saja, hari apa saja bila dipakai ibadah itu  akan berkah.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلانَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ
الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Mungkin itulah sedikit tulisan saya tentang khutbah jumat singkat bulan safar yang bisa saya bagikan tentang bulan safar, semoga bisa bermanfaat bagi siapa saja yang berkunjung ke blog ini.
Advertisement